Kualitas Pria Dinilai Dari Janjinya

61b8e841285f7a638b948d584c129b55

Semakin dewasa, semakin sederhana lah aku menilai seorang pria. Dahulu ada banyak sekali kategori yang kupunya: fisik, kecerdasan, selera humor, kesupelan, kekayaan dan kategori dangkal lainnya. Sebenarnya ini hanya menambahkan kerumitan hidupku terutama dalam hal menyeleksi pasangan hidup. Hasilnya ya hingga saat ini aku belum juga memutuskan untuk berkomitmen dengan satu pun pria dalam hidupku.

Aku menghabiskan seluruh hidupku dengan terus menerus mengulas kriteria ku. Dahulu, aku punya puluhan baris kriteria. Ooh alangkah bodohnya aku. Di dunia yang luas ini, dimanakah kita bisa mencari semua itu? Sedangkan manusia pasti tidak akan menunjukkan semua sifatnya. Mustahil lah kita bisa tahu keseluruhan seseorang. Pasangan yang hidup berdampingan puluhan tahun saja masih terus terkejut akan tingkah polah pasangannya kok.

Atas dasar itu, di akhir tahun 2013 pada umur 25 tahun 2 bulan, aku pun berjanji pada diriku untuk lebih bijak dalam menilai seorang pria. Ternyata aku hanya menemukan satu saja cara menilai kualitas seorang pria . Apakah itu?

Dalam Islam, salah satu ciri orang munafik adalah “Bila berjanji tidak ditepati”. Ya, JANJI adalah cara paling sederhana, tetapi paling akurat untuk mengetahui kepribadian seorang pria. Berikut adalah tiga tipe pria berdasarkan caranya menepati janji:

  1. Dia berjanji, tetapi tidak pernah menepati karena lupa. Pria tipe ini asli PHP banget ya. Janji manis terus. Kalimat yang sering keluar dari mulutnya, “Ayo kita ke …..bulan …….”, “Iya nanti deh kutraktir di ….. saat ……”, “Ayo kita bikin ….. kalau sudah …….”, “Iya nanti aku kerjakan.” kemudian saat waktu yang ditentukan datang, dia lupa begitu saja. Amit-amit kan? Saat diingatkan, dia akan bilang berbagai alasan atau dia baru kasih alasan saat situasi mengingatkan dia akan janjinya. Kalau kita tidak ingatkan ya sudah berlalu begitu saja. Gone with the wind! Yakin mau dengan yang seperti itu? Kalau menurutku, cinta atau tidak dia dengan kita, dia bahkan tidak memperlakukan kita seperti temannya. Apakah kita memperlakukan teman dengan sangat rendah begitu? Bagiku janji-janji palsu itu sangat menjijikkan. Kalau di usia muda, kita memang banyak khilaf. Namun, saat usia sudah di atas 25 tahun, tidakkah terlalu menggelikan? Terima kasih! Kalau bagiku, pria-pria seperti itu langsung ditaruh di blacklist saja :)
  2. Dia berjanji dan selalu ingat janjinya, tetapi menepati saat momentum sudah lewat. Pernah tahu tipe yang seperti ini? Hmm.. agak-agak menggemaskan ya kelakuannya. Mungkin dia tipe yang perfeksionis. Sengaja menunda-nunda agar saat menepati dapat menjalankan dengan maksimal. Namun, momentum itu juga penting. Momentum yang terlewat akan memberikan kesan yang berbeda. Tentu bunga-bunganya sudah layu yaaa.. Lebih baik ditaruh di daftar cadangan saja untuk tipe yang satu ini :)
  3. Dia berjanji dan menepati sesuai janjinya. Hingga saat ini, aku hanya mengenal sedikiiit sekali pria yang menepati janjinya dengan sangat sempurna. Lebih jarang bila bukan urusan pekerjaan. Beruntung sekali bila bisa menemukan pria seperti ini yang berjulukan “The Keeper” yaitu pria yang pantas dimasukkan di urutan pertama calon pasangan sempurna :D

Dalam hidup kita, pasti kita akan menemui ketiga tipe pria di atas. Jangan lupa, bila menemukan tipe ketiga, segeralah dipertimbangkan dengan serius! Bila dikejar-kejar oleh tipe pertama, segeralah tegaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman berlanjut. Untuk apa kita mempertahankan seorang yang tidak dapat menepati janjinya? Aku percaya manusia dapat berubah, tetapi perubahan itu harus datang dari sendiri. Sudah banyak contoh seseorang berubah untuk mendapatkan apa yang diinginkan, tetapi kembali ke pola lama setelah sukses dia dapatkan.

Hidup seorang wanita itu berat, Kawan! Ada banyak tanggung jawab menunggu setelah menikah: menjadi menantu, istri, ibu, guru, manajer dan akuntan rumah tangga. Apakah ingin melewati seluruh tantangan tersebut bersama rekan yang bahkan tidak dapat dipegang janjinya?

Stabilitas

cd205e9db8bb2740d610646ce059fad4

Cottage by Yelena Bryksenkova

Deja vu? Serendipity? Kejutan luar biasa?

Sebut semua, aku telah kenyang menelannya.

Aku sadar waktu ku telah tiba untuk meninggalkan Neverland.

Negeri kecil penuh keajaiban.

Cinta? Ah kata indah itu. Kata yang dipuja manusia.

Dan Pria? Bagiku, mereka selalu ada. Datang dan pergi.

Benarlah bila dikata, pria gugur satu tumbuh seribu.

Tidaklah sepi duniaku dari perhatian mereka.

Bahagiakah aku?

Sepi, itulah yang kurasa.

Segala perhatian itu semu.

Stabilitas menjadi lebih menarik bagiku.

Seseorang yang selalu ada.

Yang membangun rumah di hatiku.

Dengan tersenyum, ia gembok dirinya di dalam

Lalu ia berikan kuncinya padaku.

Lagu Cinta MBTI

Hmm, MBTI, apakah itu? Bagi penggemar ilmu psikologi mungkin sudah akrab dengan singkatan tersebut. Untuk lebih lengkapnya silahkan dibaca sendiri ya di link ini. Informasinya sangat lengkap!

Berhubung ilmu MBTI ku masih sangat dangkal, maka dalam tulisan ini aku baru mampu mengkategorikan lagu cinta ke dalam empat kategori umum dari MBTI, yaitu Artisan, Guardian, Idealist dan Rational. Istilah yang kugunakan pun masih menggunakan istilah dalam Bahasa Inggris dari buku “Please Understand Me” nya David Keirsey.

Lagu Cinta Artisan

Bagi Artisan, cinta adalah petualangan dan kompetisi. Menjadi pasangan seorang Artisan artinya kamu akan dibawa ke dunia yang penuh keajaiban. Tipe kepribadian ini dikenal paling menyenangkan dan penuh kejutan.  Keahlian mereka adalah seni merayu. Artisan tidak berpikir rayuan adalah sesuatu yang terlarang. Mereka merayu dimana saja dan pada siapa saja tanpa maksud memiliki hubungan serius dengan orang tersebut. Keberhasilan merayu itulah yang mereka inginkan karena meningkatkan kepercayaan diri mereka.

L-O-V-E by Nat King Cole

These Words by Natasha Beddingfield

Lagu Cinta Guardian

Kamu tahu film “The Bodyguard”? Lihatlah seorang Guardian yang dengan komitmen penuh menjalankan tugasnya tanpa berkhayal mengenai rumput yang lebih hijau di pekarangan tetangga. Tipe kepribadian ini adalah suami dan istri ideal yang paling potensial membangun rumah tangga kokoh dengan memberikan totalitas diri dan stabilitas lingkungan kepada keluarganya.

I’m Gonna Be Around by MLTR

Song For You by Chicago

Lagu Cinta Idealist

Idealist adalah pemikir abstrak yang menyukai analogi, metafora dan hiperbola. Selain itu, mereka adalah pemimpi sejati. Beberapa dari mereka bahkan menggunakan “kacamata merah jambu” yang menjadikan mereka berjiwa romantis sejati. Soulmate adalah yang mereka cari. Dalam hubungan, Idealist mengharapkan pasangan yang mendengarkan dan memberikan simpati atau empati tanpa menghakimi dan memberikan saran kecuali diminta.

All About Your Heart by Mindy Gledhill

I Knew I Loved You by Savage Garden

Lagu Cinta Rational

Semua punya teman yang seperti buku ensiklopedia. Terlepas dari ilmu apa yang mereka kuasai, Rational ini senang menjadi seorang pakar. Tipe kepribadian ini menghabiskan seluruh waktu mereka untuk memperdalam ilmu mereka. Bila kita bicara tentang hubungan romantis, Rational juga mendambakannya meskipun mereka adalah yang paling tidak romantis dibandingkan tiga kepribadian lainnya. Rational suka menghabiskan waktunya menggali ide abstrak dan berkontemplasi mengenai hidup dan alam semesta. Kelompok yang sering dijuluki “kutu buku” ini menunjukkan cintanya dengan membantumu mempermudah hidup seperti memberikanmu saran logis untuk masalahmu atau sesederhana memperbaiki peralatan elektronik yang rusak tanpa kamu minta.

Supermassive Blackhole by Muse

The Scientist by Coldplay

Bersahabatlah dengan Penolakan

Di suatu kerajaan, seorang koki istana menyajikan masakan nasi goreng kambing terlezat sebagai persembahan kepada Sang Raja di hari ulang tahunnya. Namun, sangat disayangkan Sang Raja ternyata mengernyit dan mencibir saat mencicipi masakan tersebut. Akhirnya diketahuilah bahwa Sang Raja tidak suka masakan apapun yang menggunakan bahan daging kambing. Lebih jauh diketahui ternyata Sang Raja adalah penderita penyakit darah tinggi!

Apa yang terjadi selanjutnya? Sudah tentu masakan tersebut langsung dilemparkan ke tempat sampah.

Apakah itu berarti koki istana tersebut gagal memasak nasi goreng kambing terlezat? Tentu saja tidak!

Bagi para penggemar kambing atau mereka yang tidak menderita penyakit darah tinggi, nasi goreng hasil karya koki istana tersebut tetaplah nasi goreng kambing terlezat. Begitulah hukum yang berlaku di dunia ini. Baik nasi goreng kambing maupun Sang Raja tidak memiliki kesalahan apa pun. Kondisinya lah yang tidak tepat.

Bila kita renungkan kembali perjalanan hidup kita, tentulah ada saat-saat dimana kita sedang terpuruk di dasar lembah kehidupan akibat penolakan. Ragam penolakan sendiri sangat banyak. Bisa jadi kita ditolak oleh perusahaan impian, kampus impian, atau lawan jenis impian kita.

Apakah ini berarti kita tidak pantas diterima? Tentu saja tidak!

Apabila kita memang pribadi berkualitas rendah dengan pikiran dan perilaku negatif, tentu masalah ada pada kita. Pekerjaan rumah kita adalah meningkatkan kualitas diri kita.

Akan tetapi, apabila kita sudah selalu berpikiran dan berperilaku positif, tetapi masih terus ditolak, mungkin kita harus mengkaji lagi apakah tempat kita mengajukan lamaran adalah tempat yang tepat bagi kita.

Saat kita melamar pekerjaan, kita harus menyesuaikan latar belakang pendidikan dan keahlian kita dengan posisi atau bidang pekerjaan yang tersedia. Bila kita adalah seorang yang bekerja maksimal di belakang meja dengan kepribadian serius, tentu saja kita akan ditolak saat melamar sebagai customer service atau front office.

Begitu pula bila kita mendaftarkan diri untuk masuk jurusan seni rupa dan desain padahal kita tidak ahli menggambar, tentu saja kita akan langsung ditolak bukan?

Hal yang sama pun berlaku saat mengajukan diri sebagai pasangan seseorang.  Sangat penting bagi kita untuk mengetahui diri sendiri: potensi, minat, tujuan hidup kita. Apabila kita adalah seorang yang menyukai dunia literatur dan bermimpi menjelajahi dunia, kita tidak akan akan dipilih oleh seorang yang tidak suka dunia literatur, tidak suka travelling dan memiliki profesi yang harus menetap di suatu tempat hingga akhir hayatnya. Bukan berarti kita tidak menarik, tetapi kita hanya bukan pasangan yang tepat baginya. Kalaupun kita tetap memaksakan hubungan tersebut terjadi, baik kita maupun dia tidak akan bahagia. Lebih buruknya, hubungan tersebut sangat rentan dengan manipulasi dan pengkhianatan karena satu sama lain akan mencari sosok yang dapat menyeimbangkan hidupnya.

Tanpa adanya penolakan, manusia tidak akan menghargai penerimaan bahkan terhadap dirinya sendiri. Dengan mengetahui diri kita seutuhnya, kita pun akan lebih mudah menyusun strategi masa depan kita. Menentukan tujuan, memilih kendaraan, senjata dan tentu saja rekan perjalanan yang paling tepat.

Semangat selalu, Kawan!

Anak Mami? Kenali Tandanya Sebelum Terlambat!

Ada perbedaan yang jelas antara pria yang menghormati dan menyayangi ibunya dengan pria yang tidak bisa hidup tanpa ibunya atau yang biasa disebut “Anak Mami”.

Suatu hari di kantin, aku makan siang bersama 3 wanita lain dan salah satunya adalah single mother. Aku tanpa sengaja berkata, “Kalau mau bahagia, jangan nikah sama Anak Mami, semua diceritakan sama Ibunya dan kita cuma jadi orang bodoh aja yang mereka pikir bisa mereka kontrol.”. Si single mother pun tersenyum dan menanggapi, “Hehe, iya, seperti mantan suami gw dulu, pernikahan gw diobok-obok sampai akhirnya cerai.”.

Menurut psikolog Tika Bisono, anak mami bisa dibagi dalam 3 tipe (waspadai tipe ketiga, Anda sebaiknya segera mengambil sikap):

1. Anak Mami jenis pertama adalah yang memang sangat perhatian kepada sang ibu, namun masih bisa bertanggung jawab secara individu kepada wanita (calon pasangan hidupnya) atau kepada keluarganya -bagi yang sudah menikah. Dia memang masih berorientasi pada ibunya pada hal-hal domain needs, atau keperluan pribadinya, namun masih bisa mengambil keputusan sendiri pada sisi lain kehidupannya yaitu di kantor, pergaulan dan hubungannya dengan perempuan.

2. Anak Mami jenis kedua adalah pria yang tidak hanya berorientasi pada sang ibu dalam hal pemenuhan domain needs, tapi juga sudah sampai pada urusan pekerjaan. Di rumah dia sangat bergantung kepada ibunya, di kantor pun selalu minta bantuan ibunya untuk memecahkan masalah pekerjaan. Namun masih bisa mengambil keputusan sendiri, meski sesekali minta persetujuan ibunya.

3. Anak Mami jenis ketiga adalah yang out of proportion. Pria jenis ini amat sangat tergantung pada persetujuan ibunya, baik untuk keperluan pribadinya, urusan kantor, sampai pada hubungannya dengan orang lain. Pria tipe ini punya ketergantungan emosional tinggi pada ibunya. His mother always in his mind and be number one in his life.

Dibawah ini adalah ciri-ciri tersembunyi pria tipe Anak Mami:

  1. Persetujuan Ibu. Dia selalu berusaha memenuhi keinginan ibunya, bahkan untuk hal yang muskil sekali pun, seperti ingin tahu posisi anak setiap saat. Ini akan berpengaruh pada hubungannya dengan perempuan lain. Kecenderungannya, pria tipe ini sangat sulit untuk membuat keputusan bersama pasangan tanpa persetujuan ibunya. Sehingga dengan kata lain, akan selalu ada orang ketiga di antara Anda dan pria tipe ini dalam mengambil setiap keputusan. Sanggupkah Anda menanggungnya?
  2. Selalu Dilayani. Hidupnya selalu dipermudah dengan adanya sang ibu yang siap sedia membantu dan menyediakan segala keperluannya, dari mulai membersihkan kamar, memasakkannya makanan, mencuci peralatan bekas makannya bahkan sampai mencucikan pakaian dalamnya. Kalaupun bukan sang ibu yang turun tangan sendiri, pasti ada pelayan yang telah disiapkan oleh sang ibu untuk melayani semua kebutuhannya.
  3. Tak Ada Rahasia. Ciri lain anak mami adalah tidak ada rahasia antara dirinya dan ibunya, bahkan sampai urusan yang privat sekali pun. Memang ada tipe lelaki yang sulit membicarakan hal-hal intim dengan pasangannya. Namun bila sampai seorang lelaki menceritakan masalah intim kepada ibunya ketimbang dengan pasangannya, pikir-pikir dulu deh, bila akan melanjutkan hubungan dengan tipe pria ini.

Sebagaimana aku percaya setiap makhluk diciptakan berpasangan, aku pun percaya ada wanita jenis tertentu yang dengan alami menyukai Anak Mami. Aku sendiri sebenarnya selalu kagum pada pria yang memprioritaskan Ibunya. Hanya saja, bila Ibunya ikut dalam setiap aspek hubungan ku dengan anaknya, itu sudah tidak menyenangkan lagi. Bila setiap keputusan, bukan diambil berdua, tetapi bertiga, tentu akan membuat frustasi.

Aku ingat perkataan Mamaku, “Nak, seorang wanita sangat berbeda bila menjadi mertua, apalagi kepada menantu wanitanya. Mertua akan banyak menuntut.”. Maksud Mama, seseorang bila tidak ada kepentingan pribadi akan baik terhadap kita, tetapi kita tidak dapat bayangkan seperti apa dia saat kita menyinggung kepentingan pribadinya, terutama pangeran kecil yang harusnya sudah dia relakan bertualang meninggalkan kenyamanan istananya.

Ladies, masih yakinkah untuk melanjutkan hubungan dengan Anak Mami?

Sumber:

http://drise-online.com/cowok-anak-mami.htm

http://female.kompas.com/read/2008/09/02/10384316/bila.mencintai.pria.anak.mami